
Gagal ginjal adalah penurunan fungsi ginjal untuk membersihkan tubuh dari sisa - sisa metabolisme tubuh. Adapun sisa - sisa metabolisme itu adalah ureum dan creatinin. Penyebab dari gagal ginjal beraneka macam penyebnya. Terdapat tiga golongan sebagai penyebab dari gagal ginjal yakni pre-renal, renal dan post-renal. Pada kebanyakan sebagai penyebabnya pada masyarakat kita adalah penyalahgunaan obat penghilang rasa nyeri (encok,pegel-linu) berlebihan, darah tinggi yang tidak terkontrol atau yang sengaja tidak mau/lalai minum obat darah tinggi, penderita kencing manis, peradangan sel ginjal (glomerulonephritis) dan batu ginjal. Gejala yang dialami pada penderita gagal ginjal justru bukan rasa pegal di pinggang, tetapi rasa lemas, mual, pusing sebagai akibat dari penumpukan sisa metabolisme yang tidak bisa keluar sebagai kencing.
Pengobatan dari gagal ginjal ini berdasarkan penyebabnya. Tetapi secara umum mengurangi asupan makan yang menjadi supply sisa metabolisme yang tinggi seperti protein yang nilai biologinya rendah, pembatasan cairan, pengaturan elektrolit darah.
Arsip untuk ‘Nefrologi’ Kategori
Gagal Ginjal
September 18, 2007Infeksi Saluran Kencing
Mei 7, 2007Infeksi saluran kencing adalah infeksi oleh mikroba mulai dari piala ginjal hingga saluran kencing bawah (uretra). Hal ini harus dibuktikan dengan penemuan mikroba dari air kencing berdasarkan kultur dari air kencing.
Gejala yang dialami dari seseorang yang menderita infeksi saluran kencing adalah mulai dari rasa anyang – anyangan, sakit waktu kencing, air kencing keruh, demam, sakit pinggang dan mual – muntah.
Infeksi saluran kencing lebih sering terjadi pada wanita. Hal ini dikarenakan mudahnya mikroba masuk kedalam saluran kencing.
Penularan infeksi saluran kencing ini terjadi karena mikroba masuk dari muara saluran kencing lalu naik keatas. Dapat juga terjadi pada waktu senggama.
Hal yang memperberat infeksi saluran kencing adalah diabetes melitus (kencing manis), kehamilan, imobilisasi, batu saluran kencing,
Pengobatan infeksi saluran kencing dengan antibiotik selama lima hingga tujuh hari, hingga mikroba tidak terdapat lagi pada air kencing.