Hipertensi

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah menjadi tinggi di atas 140/90 mmHg. Jadi tidak terpengaruh dengan usia penderita berapun juga. Pada dahulu kala ada cerita bahwa pada orang yang sudah berusia lanjut maka tekanan darah boleh lebih tinggi dari biasanya, maka hal ini sekarang tidak berlaku lagi.

Hipertensi adalah keadaan tekanan darah yang meninggi, jadi hal ini diketahui dengan pemeriksaan tekanan darah. Perasaan badan yang tidak enak atau tidak nyaman tidak dapat dijadikan pegangan ataupun patokan angka tekanan darah seseorang. Memang pada orang yang sudah terbiasa dengan tekana darah tinggi terkadang mengetahui perasaan badan yang tidak enak bila tekanan darahnya meninggi, tetapi hal sering pila tidak akurat karena hal atau kondisi yang perancu keadaan ini sangat banyak, seperti kurang tidur, stres pekerjaan dan lain sebagainya.

Pengobatan tekanan darah tinggi dimulai dengan diet rendah garam, menuju berat badan yang ideal, olah raga yang teratur dan terakhir dengan obat – obatan. Kondisi tekanan darah tinggi ini adalah kondisi yang terjadi terus menerus, sehingga senantiasa untuk dikontrol pada periode waktu yang tetap seperti tiap minggu atau tiap bulan.

Hipertensi yang tidak mendapat terapi yang adekuat akan memberikan komplikasi pada organ seperti otak, jantung dan ginjal. Komplikasi pada organ ini bila sudah terjadi akan bersifat menetap. Kualitas hidup penderita hipertensi sudah pasti akan menurun bila terdapat komplikasi pada organ tadi. Pada otak terjadi kemunduran fungsi pikir atau pengurang kemampuan memori, pada jantung fungsi kerja untuk aktifitas fisik berkurang dan pada organ ginjal fungsi untuk membuang sisa metabolisme badan menurun sehingga menumpuk di tubuh yang pada akhirnya menimbulakan gangguan metabolisme.

Pada keadaan hipertensi terkadang tidak berdiri sendiri, sering bersamaan dengan penigkatan kadar gula darah, penigkatan kolesterol dan asam urat dalam darah. Hal ini semua termasuk dalam yand disebut dengan nama METABOLIK SINDROM.

Hal ini akan mempercepat kemunduran fungsi organ – organ vital.

Pada pemberian obat anti hipertensi ada berbagai macam aspek yang perlu diperhatikan yakni mekanisme kerja dari obat tersebut, kondisi penderita serta kelaianan yang sudah terjadi akibat hipertensi. Sehingga pada seorang yang menderita hipertensi terkadang obat anti hipertensi beberapa macam obat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: